KOMPAK Serahkan Bantuan Untuk Pembangunan Masjid Darul Muhya

Ketua Umum KOMPAK, Munawir Menyerahkan Bantuan untuk Pembangunan Masjjd Darul Muhya Kutamakmur. Penyerahan Bantuan itu disaksikan oleh eluruh pengurus Masjid beserta panitia pembangunan dan beberapa warga yang berdomisili di sekitar Masjid. (Photo/Dok/KOMPAK)
Aceh Utara,NEWSOBSERVASI: Bukti nyata kepedulian Komite Mahasiswa dan Pelajar Kutamakmur (KOMPAK) terhadap lingkungan dan masyarakat kembali dapat dibuktikan melalui penyerahaan dana bantuan terhadap pembangunan Masjid Darul Muhya di Desa Blang Talon Kecamatan Kutamakmur Kabupaten Aceh utara. Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Ketua Umum KOMPAK didampingi oleh beberapa anggota bertempat di Masjid Darul Muhya dan di terima langsung oleh Ketua Paniti, Razali Muhammad Nur, Kamis Malam (26/02).
Penyerahan bantuan itu disaksikan oleh seluruh pengurus Masjid beserta panitia pembangunan dan beberapa warga yang berdomisili di sekitar Masjid. Dana bantuan sebesar Dua Juta Dua Ratus Lima Ribu Rupiah yang didapatkan dari aksi penggalangan dana beberapa hari lalu. ”Terimakasih atas bantuan yang telah diberikan KOMPAK untuk kelanjutan pembangun Masjid ini, ” ujar Ketua Panitia.
Razali Muhammad Nur juga sangat mengharapakn agar pihak – pihak lainnya untuk melakukan hal yang sama.
Anggota Komite Mahasiswa dan Pelajar Kutamakmur (KOMPAK) Berfose bersama Pengurus Masjid Besar Darul Muhya Kutamakmur. (Photo/Dok/KOMPAK)
Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum KOMPAK, Munawir menyampaikan bahwa bantuan tersebut didapatkan dari sumbangan Masyarakat, PNS, Pelajar dan Mahasiswa lewat aksi penggalangan dana yang dilakukakan di beberarapa lokasi beberapa hari yang lalu. “Semoga Bantuan yang kami berikan ini bisa bermamfaat untuk kelanjutan pembangunan Masjid ini walau pun yang kami berikan tidak seberapa”, Ungkap Munawir.

Sebagaimana kita ketahui, Masjid Darul Muhya diperbaharui sudah lima tahun lebih dan baru rampung sekitar tiga puluh persen. Pihak Panitia sangat berharap agar adanya kepedulian dari semua pihak untuk dapat membantu menyumbangkan Zakat, Infak dan Shadaqah untuk membangun Masjid Besar Kecamatan Kutamakmur itu. (Ody Cempeudak)

Biadab, suami malah bantu bekap saat istri diperkosa oleh bosnya


Apa yang dilakukan oleh Sana (26) ini sungguh sangat biadab. Dia merelakan bahkan membantu Kasim (43), sang bos ketika memperkosa istrinya sendiri. Kini Sana dan Kasim harus mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada 28 Januari lalu. Kasim yang merupakan bos Sana dalam berjualan ayam, menyuruh Sana membawa istrinya yang bernama Rantini (19) ke rumahnya di Kampung Tipar, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang.

Dengan alasan ada acara syukuran Rantini pun mau diajak oleh suaminya yang baru menikahinya 3 bulan, untuk menginap di rumah bosnya. Kasim juga sempat memberi uang Rp 50 ribu saat membujuk korban agar mau menginap di rumahnya yang telah disiapkan kamar.

Sekitar pukul 02.00 WIB di saat Rantini tertidur lelap Sana keluar kamar dan mencolek (memberi kode) Kasmin yang tengah menonton TV di ruang tamu. Kasmin lalu masuk ke dalam kamar dan langsung membuka celana Rantini. Rantini tidak berdaya dan terpaksa pasrah saat diperkosa oleh Kasim dengan kondisi dibekap oleh suaminya sendiri.

Pada tanggal 5 februari, Rantini yang tidak terima dengan perlakukan suami dan bosnya tersebut lalu mengadukan perbuatan itu kepada orangtuanya. Orangtua yang geram langsung mengadukannya kepada lurah setempat yang langsung mendatangi Sana dan Kasmin untuk dibawa ke Mapolres Serang.

Tanpa perlawanan Sana dan Kasmin mau di bawa ke Satreskrimpolres Serang. Di hadapan petugas kepolisian Sana dan Kasmin pun mengakui perbuatan bejatnya tersebut dan kini keduanya ditahan di Rutan Serang.

"Keduanya dijerat dengan pasal 285 dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," kata Baur Reskrim Polres Serang Iptu Atip Ruhyaman.

Sang suami Sana saat ditemui di ruang pemeriksaan Satreskrim Polres Serang sana mengakui memberi kode Kasim untuk masuk ke kamar saat istrinya tertidur lelap di kamar. "Iya nyolek. Saat istri saya ditidurin saya juga ada di dalam kamar," kata Sana.

Sementara itu Kasim membantah bahwa dirinya memperkosa korban dengan bantuan sang suami. Kasmin mengaku meniduri korban atas permintaan Sana yang membangunkan dirinya saat sedang tidur. "Tidak dipaksa. Dia yang bangunin saya sedang tidur," kata Kasim di ruang pemeriksaan. (merdeka)

Maimun -Armia Pimpin Persatuan Wartawan Aceh

Lhokseumawe, NEWS OBSERVASI:  Maimun Asnawi wartawan waspada dan Armiadi AR Wartawan Rakyat Aceh terpilih menjadi Ketua umum DPP Persatuan Wartawan Aceh (PWA) untuk masa priode 2015-2018 dalam kongres ke-III yang berlangsung di Hotel Lido Graha Lhokseumawe. Rabu 25 Februari 2015
Maimun- Armia terpilih setelah menyisihkan pasangan Rahmad YD-Armiadi dengan perolehan suara, 17 suara dan pasangan Rahmad hanya mendapatkan 3 suara, dua suara abstain.
PWA adalah organisasi wartawan yang memiliki 5 dewan perwakilan wilayah di Aceh.

Jamaika legalkan ganja


NEWS OBSERVASI: Parlemen Jamaika menetapkan kepemilikan ganja dalam jumlah kecil untuk penggunaan pribadi, bukan tindakan kriminal.

Lewat perdebatan hangat, parlemen akhirnya mengizinkan kepemilikan ganja sampai 57 gram. Selain itu pihak yang mendapat lisensi juga diminta mengawasi penggunaan ganja untuk kepentingan kesehatan dan ilmiah.

Dengan disahkahkannya sebagai undang-undang, maka pemeluk keyakinan Rastafaria bisa menggunakan ganja dalam ibadah agamanya.

Ganja dilihat sebagai tanaman suci oleh pemeluk Rastafaria dan 'menjadi bagian' dari musik reggae di kawasan Karibia.

Ganja atau marijuana ditanam secara meluas di Jamaika dan memiliki latar belakang akar budaya, namun langkah ini mungkin dikecam Amerika Serikat yang bisa menjatuhkan sanksi kepada Jamaika.

Pemeluk Rastafaria kini bisa menggunakan ganja dalam ibadahnya.

Negara pulau ini di kalangan negara-negara Karibia merupakan eksportir ganja terbesar ke Amerika Serikat.

Keputusan untuk meringankan undang-undang bagi penggunaan ganja di dalam negeri sejalan dengan kecenderungan di belahan dunia lain.

Beberapa negara di Amerika Latin antara lain Uruguay maupun negara bagian di Amerika Serikat -yang terbaru adalah Alaska- sudah memutuskan kepemilkan terbatas ganja tidak melanggar hukum.

Menteri Keamanan Nasional Jamaika, Peter Bunting, menegaskan keputusan parlemen tidak berarti memperlunak sikap pemerintah atas perdagangan narkoba maupun penanaman ganja secara ilegal.

Tahta Gawat, Pocong Berkeliaran di Perkampungan

NEWS OBSERVASI: Warga Tanjung Unggat, Kecamatan Bestari, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, tengah resah. Sebab, di desa itu tengah merebak cerita tentang pocong yang saban malam berkeliaran di perkampungan warga.

Entah benar atau tidak. Yang jelas satu persatu kisah soal pocong ini muncul di tengah masyarakat Tanjung Unggat. Kisah yang menyebar dari mulut ke mulut menyebut pocong itu mendatangi warga, mulai di warung kopi hingga rumah, dan meminta dibukakan tali pocongnya.

Namun tak jelas betul, siapa yang pertama kali mengaku melihat pocong itu. Tak jelas pula siapa-siapa saja yang benar-benar melihat pocong itu. Sebab, sebagian besar warga yang bertutur soal pocong ini tak menyaksikan dengan mata kepala mereka. Hampir semua yang bercerita mengaku mendengar dari orang lain. Alias "katanya".

"Si adik datang-datang langsung bilang katanya di Tanjung Unggat ada pocong gentayangan. Minta dibukain tali kafan. Benar kagak sih," kata salah satu warga, sebagaimana dikutip Dreamdari Merdeka.com, Rabu 25 Februari 2015. "Itu benar katanya," sahut warga yang lain.

Tapi yang jelas, sebagian warga di sana sedang ketakutan. Kisah pocong ini menyebar luas. Ketakutan warga membuat desa itu seperti kampung mati saat malam tiba. Setelah waktu Maghrib tiba, tak ada lagi warga yang berani keluar rumah.

Warga juga tak ada yang bereni melewati jalanan desa. Sebab, jalan menuju kampung yang berada di sekitar pesisir ini hanya satu. Jalan ini juga yang membelah pemakaman menjadi dua, di sisi kanan dan kiri jalan. (:Merdeka.com

Usai Padam Listrik, Pria Muda Ditemukan Tewas Dalam Warnet di Gue Gajah Aceh Besar

 Aceh Besar,NEWS OBSERVASI: pemuda muda ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sebuah Warung Internet berlantai dua, Desa Gue Gajah, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar.  

Berdasarkan keterangan dari warga sekitar, kawasan Gue Gajah mengalami pemadaman listrik jelang Magrib.

“Usai listrik menyala. Baru diketahui ada pemuda yang meninggal dalam Warnet,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkannya ini kepada Media Rabu malam 25 Februari 2015.

Warnet tersebut, katanya, baru beroperasi sekitar dua Minggu dan belum diberi nama. Dari kondisi jenazah, diduga pemuda tersebut merupakan korban pembunuhan.

Sejumlah warga yang mengetahui adanya kasus ini, kemudian berbondong-bondong datang ke lokasi.

“Dari info yang kita ketahui, pria itu juga bukan warga Gue Gajah,” kata sumber ini. (ap)

Aceh masuk peringkat pertama rawan pelecehan seksual, Jatim kedua


Aceh yang menerapkan hukum syariat Islam rawan terhadap aksi pelecehan seksual. Hasil dari investigasi yang dilakukan The Foundation Kita dan Buah Hati, Aceh menduduki peringkat pertama aksi kejahatan pelecehan seksual di Indonesia. Kemudian peringkat selanjutnya disusul Jawa Timur dan ketiga Jawa Barat.

"Untuk kasus pelecehan seksual di seluruh Indonesia dari 43 provinsi, Aceh di peringkat pertama, sedangkan Jawa timur posisi kedua dan posisi ketiga Jawa Barat, sedangan Jakarta posisi keempat dan kelima Sumatera Selatan," kata Executive Director of The Foundation Kita dan Buah Hati, Elly Risman Psi, di Banda Aceh, Minggu (1/2).

Lembaga ini juga melakukan penelitian soal tingkat perselingkuhan yang terjadi di Aceh. Hasilnya, Banda Aceh menjadi daerah tertinggi ditemukan perselingkuhan dari 23 kabupaten/kota se-Aceh.

Sedangkan kasus mesum, jelas Elly Risman, untuk Aceh masih ditemukan paling banyak dilakukan di Banda Aceh, lalu disusul Pidie urutan kedua, Langsa ketiga, Aceh Timur keempat dan Aceh Barat kelima.

"Untuk mesum di Aceh rata-rata dilakukan oleh umuran 15 sampai 60 tahun," jelasnya.

Untuk lokasi perselingkuhan, rata-rata dilakukan di rumah laki-laki sebanyak 39 persen dan rumah perempuan hanya 14 persen. Kemudian di rumah kerabat 4 persen, gubuk atau rumah kosong 4 persen, bekas salon atau hotel 11 persen, dalam kendaraan 7 persen dan di lokasi semak-semak 18 persen.

Tingginya kasus pelecehan seksual dan perselingkuhan di Aceh telah menjadi buah bibir di tingkat nasional. Tentunya ini telah mencoreng nama baik Aceh yang menerapkan syariat Islam.

"Kini kasus pelecehan di Aceh yang menjadi terbesar di Indonesia hangat dibicarakan di Jakarta, dan saya sebagai warga Aceh bingung dan merasa malu terhadap hasil survei tersebut," jelasnya.

Sedangkan angka perselingkuhan yang tinggi terjadi di Banda Aceh ditemukan 28 kasus perselingkuhan yang dilakukan oleh 28 pasangan. Rata-rata pelaku sudah menikah berusia 20 sampai 69 tahun. Sedangkan kasus mesum sebanyak 58 kasus, pelakunya sebanyak 60 pasangan dan ini dilakukan berusia 15 sampai 60 tahun.

"Mari bersama untuk membimbing anak-anak generasi muda Aceh untuk terhindar dari hal hal yang tidak baik," ajaknya.

Bukti Nyata Kalau Eksekusi Penalti Messi Lebih Buruk dari CR7


Manchester,NEWSOBSERVASI - Barcelona mencuri kemenangan dari Manchester City di Etihad Stadium, Rabu (25/2/2015) dini hari WIB pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Los Blaugrana --sebutan Barcelona-- menang 2-1.

Sebenarnya, Barcelona punya kesempatan untuk meraih kemenangan dengan skor 3-1 jika saja eksekusi tendangan penalti Lionel Messi yang mengarah ke kiri gawang City tidak ditepis Joe Hart.

Kegagalan tersebut mencatatkan rekor buruk bagi Messi. Dalam catatan, peraih empat gelar Ballon d'Or tersebut telah lima kali mengalami kegagalan mengeksekusi tendangan penalti dalam 10 kesempatan terakhir (saat bertanding bersama Barcelona dan Timnas Argentina).

Tidak hanya itu saja, Messi juga sudah gagal mengeksekusi tiga tendangan penalti di Liga Champions, dia menyamai catatan buruk Cristiano Ronaldo, Luis Figo, dan Andriy Shevchenko.

Kegagalan menjebol gawang Joe Hart membuat Messi terlihat lebih buruk dari Cristiano Ronaldo dalam mengeksekusi tendangan penalti.

Menurut catatan Opta, Messi telah melakukan 57 tendangan penalti, 44 diantaranya diakumulasi menjadi gol. Sebanyak 9 tendangan Messi berhasil diblok kiper. Uniknya, delapan tendangan Messi mengarah ke arah kiri kiper. Dua tendangan Messi lainnya melambung dari gawang dan dua sisaya membentur mistar. 
Sedangkan, Cristiano Ronaldo hanya gagal lima kali dari 59 kesempatan dengan Real Madrid. (merdeka)

Raih Rp 6 juta semalam,'Lonte' UIN RA banyak dibooking pejabat

NEWSOBSERVASI: RA, mahasiswi UIN Sunan Gunung Djati, Bandung, mengaku terjun ke dunia hitam dengan menjual tubuhnya untuk memenuhi kebutuhan hidup, biaya kuliah dan dan membantu orangtuanya di kampung. RA kuliah di Fakultas Syariah dan Hukum, jurusan Perbandingan Mazhab dan Hukum (PMH) semester 6.

Kepada Kepala Jurusan PMH Dudang Gozali, wanita cantik asal Tasikmalaya, Jawa Barat, ini mengaku sudah tujuh bulan menjadi 'ayam kampus'. 
Dudang telah mengkonfirmasi orangtua RA di Tasik. Orang tua RA sendiri kaget karena tidak tahu sang anak menjadi 'ayam kampus'.

"Dia bilangnya ke orangtua kalau dia kuliah sambil kerja. Katanya dia kerja di rumah makan. Uang hasil jual diri sebagian dia kirimkan ke orangtuanya di kampung," kata Dudang kepada merdeka.com beberapa waktu lalu.

RA memasang tarif Rp 2,5 juta untuk dua jam kepada pria hidung belang yang ingin membookingnya. Terkadang satu pelanggan bisa membooking RA lebih dari dua jam.

Dalam semalam biasanya dia bisa mendapatkan uang hingga Rp 6 juta hanya dari satu orang yang membooking. Kebanyakan pelanggannya berasal dari luar Bandung, terutama Jakarta.

Mereka berasal dari kalangan pengusaha dan pejabat. RA mengatakan tidak ada orang Bandung atau dari kalangan UIN yang pernah membooking dia.

"Saya sudah tanyakan ada tidak orang UIN yang pernah booking dia. Dia bilang tidak pernah. Saya tanya sekali lagi dengan tegas. Tapi dia tetap bilang tidak ada," tutur Dudang.

Berdasarkan informasi dari dosen dan teman-teman kelasnya, orangtua RA adalah petani dari kalangan menengah bawah. RA merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.

Sejak heboh berita tentang dirinya muncul di media, RA menghilang dan tidak bisa dihubungi. Informasi terakhir yang didapatkan dari teman kost-nya, RA sudah pindah kost-an mungkin juga sudah pulang ke kampungnya. | merdeka.com |

Ternyata Bantuan Tsunami Australia Tidak Sampai ke Aceh, Ini Kata Bank Dunia

NEWS OBSERVASI:Manajer dana internasional Bank Dunia untuk bencana tsunami di Aceh dan Sumatera Utara, Joe Leitman, mengatakan dana bantuan yang dijanjikan Australia tidak sampai ke Aceh.

Pada wawancara radio yang dikutip laman ABC, 20 Agustus 2005 lalu, Leitman ketika itu mengatakan kontribusi pemerintah Australia hanya seperdelapan dari $1 miliar atau Rp12,8 triliun yang dijanjikan.

Pada Januari 2005, setelah terjadinya bencana tsunami pada 26 Desember 2004, pemerintah Australia mengumumkan keinginan memberi donasi, di bawah apa yang mereka sebut kemitraan Australia-Indonesia. Dana itu akan digunakan untuk membangun rumah-rumah bagi para korban bencana.

"Akan baik untuk melihat kontribusi Australia, dan mungkin bertanya kemana (dana) itu sampai," kata Leitman.

Leitman bertanggungjawab untuk mengkoordinasikan dana sebesar $4 miliar yang didonasikan negara-negara seperti Amerika Serikat (AS), Inggris, Belanda dan Norwegia.

"Kesan awal publik adalah, oh itu satu miliar dolar untuk Aceh. Tapi, jika Anda membedah itu, setengahnya adalah pinjaman lunak yang dapat diambil atau tidak diambil kembali oleh pemerintah Australia," kata Leitman.

Sementara sisanya diberikan dalam bentuk hibah. "Kurang dari seperempat (dari hibah) yang akan sampai ke Aceh, sisanya akan digunakan untuk mengejar kepentingan strategis pemerintah Indonesia dan Australia di seluruh Indonesia," tambahnya.

Sehingga jumlah sesungguhnya yang dapat sampai ke Aceh, paling hanya hanya seperdelapan. Komentar Leitman itu telah membuat organisasi Aidwatch mendesak pemerintah Australia untuk transparan.

Tim O`Connor dari Aidwatch, mengatakan pemerintah Australia tidak pernah transparan, tentang berapa sebenarnya dana yang dialokasikan untuk bantuan tsunami di Aceh dan Sumatera Barat. Dana tsunami Australia digunakan di luar Aceh.

"Proyek-proyek pemerintahan, beasiswa, tanggap bencana, mungkin dibutuhkan. Kami tidak memperdebatkan itu," kata O`Connor.

"Tapi, itu bukan dana tsunami dan itu semua semestinya tidak didanai, dari apa yang dikira publik Australia untuk bantuan bencana tsunami," ujar O`Connor.| Viva |