Advertise here

KASUS

PILIHAN

PENDIDIKAN

OPINI

Mobil Parkir Bergoyang, Pasangan Mesum Digelandang

Redaksi     9/01/2015    
NEWSOBSERVASI: Anggota Polres Siantar, Sumatra Utara, mengamankan dua sejoli yang diduga lagi berbuat mesum di mobil di Jalan Rajamin Purba, Kelurahan Bantan, Siantar Barat, Senin (31/8) sekitar pukul 00.30 dini hari.    


Aksi yang terbilang nekat ini dilakukan FN (35), warga Jalan Sriwijaya, Kelurahan Baru, Siantar Utara bersama Ss (25), warga Jalan Padangsidempuan, Kelurahan Timbang Galung, Siantar Barat. Aksi mesum pasangan ini tertangkap saat personel Polres Siantar melakukan patroli malam.

Saat itu, petugas melihat sesuatu yang aneh dari mobil Toyota Avanza BK 1499 TW yang terparkir di lokasi kejadian. Keanehan itu muncul lantaran mobil berwarna hitam tersebut bergoyang dengan sendirinya.



Curiga terjadi hal yang buruk di dalam mobil, petugas langsung mengecek mobil tersebut. Tak disangka, sepasang pria dan wanita tengah berbuat mesum.

Keduanya pun diglandang ke Mapolsek Siantar Barat untuk diperiksa. "Mereka berdua itu yang lagi pacaran. Sekarang sudah kita pulangkan," jelas Kaposek Siantar Barat Iptu David Sinaga membenarkan kejadian tersebut. (jp)

Falcao Cetak Gol, Chelsea Dipermalukan Crystal Palace

kita Bisa     8/29/2015    
NEWSOBSERVASI: Chelsea dipermalukan oleh tamunya, Crystal Palace dengan skor 1-2 di Stamford Bridge dalam pertandingan lanjutan Premier League, Sabtu (29/8/2015). Dua gol Palace disarangkan Bakary Sako dan Joel Ward, sedangkan Chelsea melalui Radamel Falcao.

Jalannya pertandingan cukup berimbang di menit-menit awal. Chelsea dan Crystal Palace masih mencoba saling membaca permainan. Palace juga cukup percaya diri memainkan bola di lini tengah.

Chelsea menguasai bola memasuki menit 18, namun ketatnya pertahanan tim tamu membuat pasukan Jose Mourinho belum bisa mencetak gol. Kesempatan emas untuk Chelsea pada menit 20. Pemain anyar The Blues, Pedro, yang memamerkan skill individu sebelum melepaskan tembakan placing. Sayang sepakannya masih melebar. Peluang emas untuk Palace pada menit 29. 

Meski dikurung oleh serangan The Blues, tim tamu tetap menekan. Pergerakan Zaha merepotkan lini pertahanan Chelsea kembali. Mantan pemain Manchester United mengirim umpan kepada Yohan Cabaye yang berdiri bebas, namun sayang sepakannya masih bisa ditepis Thibaut Courtois.

Saling serang terjadi di antara kedua tim, tapi The Blues punya tiga kesempatan pada menit ke-41. Pertama, sepakan Costa berhasil ditepis Alex McCarthy. Kedua, Cesc meneruskan bola muntah di muka gawang tapi diblok oleh Dann. Ketiga, Pedro hendak meneruskan kembali bola rebound namun sepakan sang winger tak sempurna setelah diganggu Delaney. Hingga turun minum, skor mash 0-0.
Di babak kedua, Palace bermain yang percaya diri. Malah mereka unggul atas Chelsea pada menit ke-65 melalui Bakary Sako. Setelah tendangan pertamanya bisa dihalau Azpilicueta, sepakan kedua Sako bisa menggetarkan gawang The Blues yang dikawal Thibaut Courtois. Palace unggul 1-0.  

Tertinggal, Chelsea mampu menyamakan skor melalui gol pemain pengganti, Radamel Falcao pada menit ke-79. Gol yang cukup indah dari Falcao, melalui sundulan berkat umpan Pedro. Hanya berselang dua menit, Palace kembali memimpin. 

Adalah Joel Ward yang membuat Palace kembali unggul atas The Blues berkat golnya pada menit ke-81. Tandukkan Ward memupuskan harapan Chelsea yang sempat bangkit karena gol Falcao.  

Upaya tim asuhan Jose Mourinho untuk mengejar ketinggalan kembali kian sulit, karena lini belakang Palace bermain disiplin. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai, Chelsea menyerah 1-2 dari Crystal Palace.

Susunan pemain kedua tim:

Chelsea: Thibaut Courtois (gk) ,Cesar Azpilicueta (Kennedy 68), Kurt Zouma, Gary Cahill, Branislav Ivanovic , Nemanja Matic, Cesc  Fabregas, Pedro Rodriguez, Willian (Radamel Falcao 66), Eden Hazard, Diego Costa 

Crystal Palace McCarthy; Ward, Dann, Delaney, Souaré; McArthur, Cabaye (Joe Ledley 82), Zaha (Yannick Bolasie 55), Puncheon, Sako (Chung-Yong Lee 84); Wickham. (liputan6)

Jokowi tegaskan pemerintah sudah siapkan amunisi stabilkan rupiah

kita Bisa     8/28/2015    
NEWSOBSERVASI: Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa pemerintah sudah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk menghadapi depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Sejumlah kebijakan tersebut disiapkan pemerintah bersama otoritas keuangan dan moneter yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).

"Paling penting dihadapi masalah itu karena sudah ada instrumen-instrumen dari Bank Indonesia dan otoritas jasa keuangan (OJK)," kata Jokowi di Batang, Jawa Tengah, seperti dikutip dari Antara, Jumat (28/8).

Jokowi kembali menegaskan bahwa depresiasi mata uang terhadap dolar Amerika Serikat tidak hanya menimpa Indonesia. 

"Hampir seluruh negara mengalami (Kenaikan kurs dolar AS) ini," katanya.

Seperti diketahui pada Senin (24/8) data Bloomberg menunjukkan nilai tukar rupiah sempat menembus angka Rp 14.014 per USD. Sementara hari ini, Jumat (28/8) menurut data kurs Tengah BI, rupiah berada di posisi Rp 14.011 per USD.(merdeka)

Angin Kencang, Puluhan Rumah Rusak di Kutamakmur

kita Bisa     8/28/2015    
Aceh Utara,NEWSOBSERVASI: Sekitar 20-an rumah di sejumlah desa kawasan Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, Kamis (27/8/2015) jelang magrib, dilaporkan rusak setetah diterjang angin kencang dan hujan lebat.

Rumah yang rusak ada yang tertimpa pohon dan ada yang atapnya terbang dibawa angin. Untuk saat ini dilaporkan tidak ada korban jiwa.

Sementara itu, desa yang dilanda angin kencang tersebut mencakup Panton Rayeuk Dua, Cot Seumiong, Meunasah Kulam, Cot Seutui, Mulieng Manyang, Saweuk, Krueng Seupeng, Seunubok Drien dan Lamkuta.

"Sejauh ini kami masih mendata berapa rumah yang rusak berat dan rusak ringan," ujar Camat Kuta Makmur T Syamsul Fajri, Jumat (28/8/2015) kepada meeia. (serambi)

Saksi Mata: Polisi Tembak Mati Beurijuk Meski Minta Ampun

kita Bisa     8/28/2015    
Lhokseumawe,NEWSOBSERVASI: Sebuah fakta baru muncul menyusul kematian anggota Din Minimi yang tewas ditembak polisi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Batuphat, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Aceh.

Seorang saksi mata di lokasi menyebutkan bahwa pria yang diketahui bernama Junaidi alias Beurijuk tersebut, ditembak setelah polisi di depan toilet SPBU.

"Mereka (korban dan rekannya) masuk ke SPBU. Dia (korban) masuk ke WC, lalu datang polisi dengan mobil Avanza menangkap kawannya," kata saksi yang meminta identitasnya dirahasiakan, saat berbincang dengan VIVA.co.id, Jumat, 28 Agustus 2015.

Saksi mata itu mengatakan, Beurijuk ditembak meskipun sudah beberapa kali meminta ampun saat digiring keluar toilet dalam posisi ditodong dengan senjata api.
Baca juga: Ooy Rukoyah Meninggal Usai Salat di Masjid Nabawi
Apa yang diungkapkan saksi itu bertolak belakang dengan pengakuan Kapolres Lhokseumawe AKBP Anang Triarsono.

Sebelumnya, Anang menceritakan, pada saat hendak dilakukan penangkapan, Beurijuk bersama seorang rekannya, Ismuhar, sedang melakukan perjalanan dengan menggunakan sepeda motor RX-King.
Polisi yang sudah membuntuti Beurijuk kemudian menyerempet dan meminta tersangka berhenti dan menyerahkan diri.

Tapi Beurijuk enggan menyerahkan diri dan berniat kabur. Lalu polisi melepaskan timah panas dan membuat tersangka Beurijuk tewas di lokasi kejadian, di dalam areal SPBU Batuphat, Lhokseumawe.

"(Beurijuk) merupakan kelompok dari DM (Din Minimi) yang mana selama ini kita laksanakan pengejaran," ujar kata Anang Triarsono.

Dalangi Sejumlah Kasus

Tersangka Beurijuk diketahui mendalangi sejumlah kasus kekerasan dan teror di Aceh Utara. Kapolres Anang mengatakan, Beurijuk juga berada bersama Ridwan saat terjadi penggerebekan yang menewaskan Ridwan, di Desa Pulo Meuria, Geureudong Pase, Aceh Utara, Kamis, 20 Agustus 2015.

"Ada rangkaian kegiatan. Pertama kasus penculikan, yang mana ada warga masayarakat di culik dan dimintai uang tebusan Rp80 juta. Terus kedua, kaitan kemarin, penembakan kendaraan mobil dan pembakaran (truk sawit), terus sebelumnya juga ada rangkaian kegiatan lainnya," ujar Anang.

Hingga saat ini, jasad Beurijuk masih disimpan di kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia, Aceh Utara. Belum ada pihak keluarga yang datang mengambil jasad pria nahas tersebut.(viva)

Kepergok Mesum, Cewek Cuma Pakai Celana Dalam

kita Bisa     8/26/2015    
NEWS OBSERVASI: Selain berhasil mengangkut 16 orang yang positif memakain narkoba, pada razia yang digelar BNNP Riau, Selasa (25/8/2015) sore, juga berhasil memergoki pasangan mesum yang sedang berduaan didalam kamar.

Mirisnya, saat si pria membuka pintu kamar, terlihat si cewek hanya memakai celana dalam kamar kosan  dua lantai yang berlokasi di di Jalan Meranti,  Kelurahan Labuh Baru, Kecamatan Sukajadi.

Ya, awalnya rumah kos tersebut tampak sepi seperti tidak berpenghuni. Namun setelah petugas masuk dan mengetok pintu kamar kos satu persatu, penghuninya yang sebagian besar wanita ini tampak kaget dan terlihat baru bangun tidur.

Usai merazia dilantai pertama,  petugas kemudian naik ke lantai dua kos-kosan tersebut dan kembali meminta penghuni kamar kos untuk membuka pintu kamarnya. Saat diketuk petugas, tampaklah seorang pria mengenakan celana pendek warna kuning dan bertelanjang dada membuka pintu kamarnya.

Merasa kaget karena didepannya ada petugas dengan menggunakan rompi bertuliskan BNN, pria tersebut langsung terlihat pucat dan kemudian memakai bajunya. Sementara didalam kamar tersebut terlihat seorang wanita yang berpakaian seksi sedang tertunduk sambil memainkan handphone miliknya.

Dari keterangan salah satu petugas BNN, tadinya wanita tersebut hanya memakai pakaian dalam saja. Setelah petugas masuk baru wanita berkulit putih dan berambut panjang itu memakai baju miliknya. "Ia, tadinya hanya pakai celana dalam dan cepat-cepat memasang baju," ujar petugas BNN tersebut.

Setelah identitas keduanya didata petugas BNN, diketahui jika mereka belum pernah menikah dan mengaku hubungan mereka hanya sebatas teman biasa. "Saya baru satu hari ini disini bang, saya baru datang kemarin dari Duri,"ujar si wanita yang enggan menyebutkan namanya itu.  

Beruntung bagi keduanya, dari hasil tes urine yang dilakukan oleh petugas BNN, keduanya dinyatakan negatif narkoba. Meski diduga telah berbuat mesum di kos tersebut, petugas BNN tidak bisa menindaknya karena memang bukan kewenangannya.

"Memang dari beberapa kos yang kita razia tadi ada beberapa pasangan bukan suami istri berada didalam kamar. Kita hanya bisa melakukan tes urine terhadap mereka. Jika hasilnya positif,  baru bisa kita tindak. Namun kedepannya kita akan melakukan koordinasi dengan pihak Satpol PP," ujar Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Riau, AKBP Haldun.

Dari razia yang dilakukan BNN Provinsi Riau terhadap kos-kosan di empat lokasi pada Selasa (25/8/2015) sore, berhasil terjaring sebanyak 16 penghuni kos yang mayoritas adalah wanita. sementara ada juga seorang pria yang merupakan mantan anggota Polri yang terakhir bertugas di Ditres Narkoba Polda Riau. "Yang bersangkutan telah lama dipecat," tukas Haldun.(rp)

Photo: Jalur Lintas Sekolah di Kutamakmur Berbahaya

kita Bisa     8/26/2015    
Photo: Joel Buloh

Aceh Utara,NEWSOBSERVASI: Miris, ketika kita menyaksikan bocah SD Negeri 1 Kutamakmur sedang meletakkan batu - batu di jembatan yang berlubang  agar mereka mudah melaluinya saat pergi atau pulang sekolah. 
Photo: Joel Buloh
Jalan dan jembatan ini adalah jalur satu - satunya yang mereka lalui saat menuntut ilmu. Selain dilintasi oleh Siswa SD, Jalur ini juga di akses oleh Siwa/i MTsN dan MA Kutamakmur serta Masyarakat sekitar.
Photo: Joel Buloh

Profesi Wartawan yang Selalu Diintai Bahaya

kita Bisa     8/22/2015    
Yogyakarta,NEWSOBSERVASI: Komisioner Komnas HAM, Siti Noor Laila menyatakan bahwa profesi seorang wartawan, bisa dikatakan cukup berbahaya. Pasalnya, orang yang tidak suka dengan seorang wartawan dalam menulis berita bisa menjadi target kekerasan.

Dia melihat banyak kasus kekerasan yang dialami wartawan. Salah satunya yang menimpa Fuad Muhammad Syafruddin alias Udin, wartawan Harian Bernas Yogya yang dibunuh dengan cara dipukul dengan besi.

Meski peristiwa itu sudah 19 tahun berlalu, namun peristiwa berdarah, di mana dia dianiaya pada 13 Agustus 1996 dan akhirnya meninggal 16 Februari 1996 silam itu, belum terungkap hingga kini.

Untuk itu, Laila meminta kalangan wartawan tetap berkerja secara profesional dan tidak boleh pantang menyerah dalam mengabarkan informasi yang benar. Dia mengakui, risiko diperlakukan seperti Udin juga mengintai wartawan lain.

"Wartawan tetap harus bekerja profesional, meskipun profesi itu cukup berbahaya," kata Laila dalam seminar nasional bertema 'Menghentikan Kekerasan Terhadap Jurnalis dan Penuntasan Kasus Udin', di Auditorium Pascasarjana UII, Yogyakarta, Jum'at (21/8/2015).

Tiga pembicara lain hadir dalam seminar yang digelar untuk memperingati 19 tahun kematian Udin. Mereka dari kalangan aktivis yang selalu menyuarakan orang tertindas hingga selalu mengkritik lemahnya penegakan hukum di Yogyakarta.

Ketiganya, Tri Wahyu KH dari Koalisi Masyarakat Untuk Udin, Imam Wahyudi yang tak lain merupakan Anggota Dewan Pers, serta Aryo Wisanggeni dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI)

Terkait kasus Udin, Laila meminta semua duduk bersama untuk serius menyelesaikan dengan mencari, siapa pelaku sebenarnya di balik peristiwa yang mencederai demokrasi itu? Dia melihat pelaku pembunuh Udin sudah masuk pelanggaran HAM berat.

"Seluruh stakeholder harus duduk bersama untuk menyelesaiam kasus Udin. Kekerasan yang dialami Udin masuk pelanggaran HAM berat," jelasnya.

Koordinator Bidang Advokasi AJI, Aryo Wisanggeni mengatakan, banyak catatan kekerasan terhadap wartawan masih tinggi tiap tahunnya.

Dia membuka data pada tahun 2005 ada 43 kasus, tahun 2006 ada 53 kasus, 2007 ada 70 kasus, tahun 2008 ada 59 kasus, tahun 2009 ada 37 kasus, tahun 2010 ada 51 kasus, tahun 2011 ada 49 kasus, tahun 2012 ada 51 kasus, tahun 2013 ada 40 kasus dan tahun 2014 ada 41 kasus.

"Kekerasan yang dialami profesi wartawan ini masih cukup tinggi, sangat ironis sekali banyak kasus tidak terungkap siapa pelakunya," timpal Aryo.

Hampir semua kasus pembunuhan terhadap wartawan tidak terungkap. Dia mengambil contoh lain yang dialami Agus Mulyawan, wartawan Asia Press yang diberondong tembakan hingga tewas.

Dia berharap agar pihak yang berkompeten untuk menangani secara profesional kasus kekerasan yang dialami wartawan. Sebab, tidak sedikit kasus yang dialami wartawan hilang tertelan bumi, seperti halnya kasus Udin yang sudah dinyatakan kedaluarsa dua tahun silam.

Sementara Tri Wahyu tak henti-hentinya menyuarakan agar polisi, khususnya Polda DIY, mengusut tuntas kasus Udin. Bahkan, setiap bulan pada tanggal 14 ,selalu mengelar aksi tutup mulut di depan Mapolda DIY, demi mengenang kematian Udin dan meminta polisi mengusut kematiannya. (okz)

Jusuf Kalla : Syariat Islam di Aceh tidak boleh bertentangan dengan hukum nasional

kita Bisa     8/22/2015    
NEWSOBSERVASI: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, walaupun Aceh dapat menerapkan syariat Islam seperti ditegaskan dalam Undang-undang nomor 18 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus, tetapi aturan dan implementasinya tidak boleh bertentangan dengan hukum nasional.

"Aceh bisa mengambil itu (syariat Islam) selama tidak bertentangan dengan hukum nasional yang bersifat umum," kata Jusuf Kalla dalam wawancara khusus dengan BBC Indonesia, Jumat (21/08) siang di kantornya.

Menurut Kalla, setelah adanya UU Otonomi khusus itu, pembuatan peraturan daerah atau qanun terkait syariah lebih banyak ditentukan oleh DPR Aceh.

"Masalah-masalah peraturan tentang syariah diputuskan oleh DPR Aceh," katanya.
Kalla juga mengatakan materi dan penerapan syariat Islam di Aceh tidak untuk warga non-Islam di wilayah itu. "Hanya untuk yang beragama Islam saja," tandasnya. (bbc)




Isu Misionaris Masuk Bireun Hebohkan Dunia Maya

kita Bisa     8/22/2015    
Bireun,NEWSOBSERVASI: Akun Facebook atas nama “Tubagus Abdullatief Sag” yang di duga sebagai pelaku pemurtadan baru – baru ini menghebohkan dunia maya. Bagaimana tidak, akun tersebut memberikan postingan kontroversial terhadap islam lewat status demi status yang di update.

Salah satu postingan dari akun tersebut adalah, “ALLAH BAPA turut bkrja dlm Pginjiln dialog kmi di msjid Al-Mubaroq Geulanggang Teungoh Bireuen Aceh. 
Jk ALLAH brkhndk mk sgl ssuatu yg tdk mugkin mnjdi mugkin..!!!!
bpk KH.Teuku Muhammad Saifullah tdi siang ssdh slsai brdialog dtg ke pos PI Al Qalam Bireuen, dia mnytkn bhw dia ingin mgikut KRISTUS. Krn pgikut KRISTUS itu drjtnya lbih tiggi dri org2 kfir higga hri kiamt. (jaa'ilul laziinat taba'uuka fauqal laziina kafaruu ilaa yaumil qiyaamah.) 

Sgl puji bg nm TUHAN, Haleluya..!!!! Injil yg tlh kmi brtkn tdk kmbli dgn sia2.
Mhn dukug di dlm doa, bsk hri trkhir kmi brdialog, dialog yg biasanya diadakn di msjid Al-Mubaroq, bsk dialog akn diadakn di msjid Darul Arqam.”

Status tersebut di update pada Selasa, tanggal 18 Agustus 2015 pukul 4 : 36.

Namun, isu yang beredar  tersebut di bantah keras oleh Teungku Imum Gampong Geulanggang Teungoh Kecamatan Kota Juang Bireuen, Tgk. Taufik, menurutnya isi postingan itu hanya kebohongan.

Tgk. Taufik juga menambahkan bahwa di desa Geulanggang Teungoh tidak ada nama mesjid Al-Mubaroq, yang ada hanya masjid Al-Ikhlas dan masjid Darul Istiqamah.
“Yang di katakan dalam postingan itu tidak benar” kata Tgk Taufik kepada wartawan. Sabtu (22/08).

Selain itu, Tgk Taufik juga tidak mengenali Photo seorang pria putih, dan mengenakan rida’ merah yang dikatakan dalam akun itu adalah KH. Teuku Muhammad yang di pastikan akan mengikuti KRISTUS.


“Saya tidak mengenali wajah dari Photo itu” Tandas Tgk Taufik. (Ody Cempeudak)

Laga Perdana Persimuna Cup, Porsi Sp Keuramat Ungguli Krueng Inong 1 – 0

kita Bisa     8/21/2015    
Aceh Utara,NEWSOBSERVASI: Porsi Ietarek Kecamtan Sp. Keuramat  memetik kemenangan saat berlaga pada Turnament Bola kaki Persimuna Cup Blangriek . Gol tunggal Mudin memastikan mereka menang tipis 1-0.

Turnament Bola Kaki yang di buka langsung oleh Wakil Ketua Komisi C DPRK Aceh utara, Jum’at(21/8/2015), Porsi tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dengan perbandingan 55%-45%. Namun soal peluang, kedua tim relatif seimbang.

Gol kemenangan Ietarek dicetak Mudin  pada menit ke-26 melalui sontekan kaki menyambut umpan silang Mustafa.


Kemenangan tersebut membawa Porsi melangkah ke putaran ke dua. (ody)

Meriah, Karnaval HUT RI di Lhokseumawe

ody cempeudak     8/18/2015    
Lhokseumawe,NEWSOBSERVASI:  Siswa dari TK, SD, SMP, hingga SMA mengikuti karnaval dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia di Lhokseumawe, Selasa, 18 Agustus 2015. Tidak hanya siswa, tradisi tahunan untuk memeriahkan HUT RI tersebut kali ini juga diikuti oleh puluhan kereta hias dari TNI dan polisi.

“Karnaval ini merupakan momentum bagi masyarakat agar kembali meningkatkan kecintaannya terhadap adat-istiadat yang telah lahir di Nusantara, khususnya adat istiadat kedaerahan,” ujar Wali Kota Suaidi Yahya usai melepas peserta pawai di Lapangan Hiraq Kota Lhokseumawe.

Mayoritas peserta pawai menggunakan baju adat dari seluruh Nusantara, baik Aceh hingga Papua. Selain baju adat, para siswa juga mengenakan pakaian menyerupai dokter, tentara, polisi, petani badut, hingga teroris, serta hantu yang terkenal di Indonesia seperti suster ngesot dan pocong. Peserta berjalan kaki mengikuti rute yang telah ditentukan. Sementara murid-murid TK menggunakan mobil. Pawai ini juga dimeriahkan dengan konvoi kendaraan hias seperti tank, helikopter dan lainnya.


Warga turut memadati rute lokasi karnaval, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Masyarakat juga tak segan-segan memberi tepuk tangan saat peserta pawai lewat, terutama dengan pakaian-pakaian unik. (Portalsatu)

Sergio Ramos Sayangkan Kepergian Casillas

kita Bisa     8/17/2015    
NEWSOBSERVASI: Kapten baru Real Madrid, Sergio Ramos, menyayangkan kepergian kapten sebelumnya, Iker Casillas, ke FC Porto. Apalagi kedua pemain senior itu sangat akrab di dalam dan luar lapangan.

"Apa yang bisa saya katakan tentang Iker? Ia teman dan rekan setim yang baik, kapten di klub dan juga dalam persahabatan kami," ujar Ramos di seusai penandatanganan perpanjangan kontraknya, Senin (17/8/2015).

Menurut pemain berusia 29 tahun itu, hubungannya dengan Casillas sangat unik. Hingga kini, mereka masih saling mengontak meski sudah tinggal di negara yang berbeda.

"Perpisahan selalu menyedihkan. Seorang rekan dan legenda telah pergi, padahal sebelumnya kami selalu bersama. Rasanya kami saling belajar dari satu sama lain," tutur mantan pemain Sevilla itu.

"Saya mendoakan yang terbaik dalam karier barunya tapi ia meninggalkan saya tanggung jawab besar sebagai kapten, yang dengan bangga saya pikul dan saya akan melakukan yang terbaik," tuturnya lagi.(juara.net)

© 2011-2014 NEWS OBSERVASI. Designed by Bloggertheme9. Powered by Blogger.